Kemandirian dalam Kebenaran

Seseorang yang bahagia di dalam Sang Atmannya sendiri, yang merasa cukup dengan Dirinya, dan selalu puas oleh Dirinya untuk orang semacam ini sebenarnya tidak ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

la tidak punya kepentingan pribadi di dunia ini baik ia melakukan sesuatu maupun ia tidak melakukan sesuatu. la tidak bersandar kepada siapapun untuk mencapai (atau mendapatkan) sesuatu dalam hidupnya.(BG. III.17-18)

Posted by yassa on Aug 18th, 2009 and filed under Renungan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply